Thursday, May 9, 2013

J A H E



Di suatu waktu yang bernama senja. Aku duduk pada balkon rumahku dengan kursi rotan yang aku cat dengan warna putih. Dari balkonku sangat jelas terlihat, sebuah perahu kecil terparkir tanpa awak, dengan langit biru dan merah muda yang dominan.



sumber foto : Benazir Fikri Islamy
Aku teguk jahe hangat yang aku campur dengan dua sendok madu. Menghangatkan tenggorokanku yang agak sedikit bermasalah akhir-akhir ini. Wedang Jahe, mungkin beberapa orang menyebutnya demikian. Terserah saja apa namanya. Aku condongkan kepalaku ke arah secangkir jahe ini, aroma yang sangat menenangkan. Aku simpan secangkir jahe ini pada sebuah meja kecil yang aku sengaja letakkan di samping kursi rotan ini. Aku buka buku petunjuk hidupku. Yah, akhir-akhir ini, aku hanya merasa bodoh dan berdosa oleh buku ini. Mataku terbelalak, kaget, ketika aku menemukan sebuah potongan kalimat ini,


Dan di dalam surga itu mereka diberi minum segelas minuman bercampur jahe (Q.S. Al Insan : 17)


Hening, tanpa pikir panjang. Aku masuk ke dalam rumahku dan menyalakan komputer kerjaku.Aku masukkan keyword "manfaat jahe" dan aku temukan penjelasan ini.


Pada prinsipnya, jahe tersusun atas ratusan senyawa kimia aktif. Masing-masing senyawa tersebut diketahui memiliki khasiat tertentu bagi tubuh. Senyawa Phenol misalnya, terbukti memiliki efek anti-radang dan diketahui ampuh mengusir penyakit sendi juga ketegangan yang dialami otot. Selain phenol, rimpang jahe juga mengandung zingilberene dan shogol. Senyawa ini dikenal baik sebagai anti-oksidan dan juga efektif melawan penyakit kanker pun jantung. Senyawa penting lainnya yang dijumpai pada rimpang jahe adalah minyak atsiri. Minyak ini bermanfaat untuk mereduksi nyeri, sebagai anti-imflamasi dan juga pembasmi bakteri yang baik. Selain bermanfaat untuk kesehatan, minyak atsiri ini juga diketahui menyumbang aroma yang khas pada jahe. Sementara itu, sensasi pedas jahe berasal dari zingiberen dan zingiberol yang juga dijumpai dalam minyak atsiri tadi.


Selain kandungan jahe yang telah disebutkan di atas, masih ada banyak komponen zat lain yang ditemukan dalam jahe. Zat aktif tersebut antara lain mineral sineol, fellandren, minyak damar, kamfer, zingiberin, borneol, zingiberol, gigerol paling banyak terkandung pada jahe merah), asam aminos, zingeron, vitamin A, B1, C, lipidas, protein, niacin dan masih banyak lagi lainnya.


Dibawah ini beberapa penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan jahe berikut cara penggunaannya :
  1. Migren -Rendam tangan anda kurang lebih 15 menit dalam air jahe hangat. Dipercaya cara ini bisa mengurangi rasa sakit.
  2.  Sariawan -Gunakan rebusan air jahe sebagai obat kumur 2-3 x sehari. Cara membuat air rebusannya yaitu dengan merebus jahe segar kurang lebih 800 gr dalam air secukupnya.
  3. Mencegah kerusakan pada gigi -Rebusan air jahe juga bisa berguna dalam mencegah kerusakan pada gigi, caranya dengan menjadikannya sebagai obat kumur.
  4. Periodontitis - Rebusan air jahe yang ditambahkan sedikit garam dapat digunakan sebagai obat kumur untuk menyembuhkan sakit atau gatal pada tenggorokan.
  5. Mabuk - Minum air jahe hangat dapat diberikan kepada seseorang yang sedang mabuk yang disebabkan oleh beberapa hal salah satunya saat masa mengidam bgi ibu hamil. minuman ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah untuk menghilangkan etanol dalam tubuh. Untuk meningkatkan rasa, dapat ditambahkan gula atau madu pada minuman tersebut.
  6. Mengatasi ketombe - Menjadikan air jahe sebagai pencuci rambut dipercaya dapat menghilangkan ketombe pada rambut. Manfaat lainnya yaitu dapat mencegah kerontokan pada rambut.
  7. Menghilangkan jerawat - Menjadikan air jahe hangat sebagai pencuci muka diyakini dapat menghilangkan jerawat dan juga bintik-bintik pada kulit kering.
  8. Mengatasi kaki bau - Air jahe hangat yang ditambahkan sedikit garam dan cuka, dapat dijadikan sebagai obat untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada kaki. Caranya yaitu dengan merendam kaki pada ramuan tadi selama kurang lebih 15 menit. Selelah itu keringkan kaki dan taburkan bedak talk.
  9. Menyembuhkan pilek dan batuk - Rendam kaki anda sampai pergelangan kaki dalam air jahe panas yang telah ditambahkan garam dan cuka.rendam kaki sampai berubah menjadi merah.
  10. Menurunkan tekanan darah tinggi - Dengan merendam kaki dalam air jahe hangat selama 15 menit dipercaya dapat melancarkan sirkulasi darah anda dengan cara refleksologi.
  11. Mengurangi Nyeri Pinggang dan Punggung - Rendam handuk dalam air jahe hangat yang telah ditambahkan garam dan cuka. Gunakan handuk tersebut untuk mengompress bagian-bagian tubuh yang terasa sakit. Metode ini dipercaya dapat membantu melemaskan otot-otot tubuh yang tegang dan melancarkan sirkulasi darah sehingga dapat mengurangi rasa sakit. 
  12. Meringankan Pencernaan - Usai jamuan/ makan besar, perut kerap kali terasa begah karena kekenyangan. Pilihlah minuman jahe hangat; karena jahe membantu proses pencernaan makanan. Jahe juga berfungsi membersihkan usus besar, meningkatkan produksi cairan pencernaan dan memudahkan buang air besar.
  13. Mengobati masuk angin dan batuk - Sifat antivirus, antijamur dan antitoksin jahe membantu mengobati batuk dan masuk angin. Jahe juga bermanfaat dalam mencegah dan mengobati flu kala dingin musim hujan.  
  14. Meredakan sakit perut - Jahe merupakan obat mujarab bagi penderita sakit perut, seperti diare. Sebab jahe bersifat analgesik dan menenangkan. 
  15. Mencegah beberapa jenis kanker - Dari khasiat harian, jahe yang diekstrak juga ampuh menghambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker. Seperti mencegah sembelit terkait kanker, merangsang enzim pencegah kanker prostat, dan mencegah pertumbuhan kanker usus besar. Ekstrak jahe juga terbukti menghentikan penyebaran sel-sel kanker kulit, paru-paru, ginjal, dan pankreas.  
  16. Meredakan bengkak dan rasa perih - Sari jahe, dalam dunia medis, disertakan dalam obat penghilang rasa sakit, luka dan infeksi. Jahe juga memiliki sifat anti-inflamasi hingga efektif mengurangi rasa sakit rematik. 
  17. Menyembuhkan migrain - Studi menunjukkan bahwa jahe dapat menghentikan prostaglandin, faktor penyebab rasa sakit pada kepala. Dengan demikian, jahe mengurangi migrain atau sakit kepala sebelah. 
  18. Mencegah siklus menstruasi tak teratur - Jahe memberi manfaat keteraturan siklus menstruasi bagi wanita. Di China misalnya, jahe dan gula merah yang dicampurkan dalam teh banyak dikonsumsi untuk mengurangi kram saat datang bulan. 
  19. Mengobati morning sickness - Rasa mual, perut kembung dan ingin muntah di pagi hari, termasuk pada wanita hamil, dapat disembuhkan dengan ramuan jahe. 
  20. Mencegah sakit gigi - Nyeri gusi dan sakit gigi ternyata juga bisa dicegah dengan kebiasaan minum air jahe. Ini karena jahe memiliki sifat antijamur dan antibakteri.
  21. Menurunkan kadar kolesterol - Manfaat lain, yakni jahe terbukti berkhasiat menurunkan kadar kolesterol, selain bersifat membersihkan darah. Dengan demikian serangan jantung dan pembekuan darah dapat dicegah.

Aku keluar, kembali aku memasuki beranda rumahku dan menyandarkan tubuhku di kursi rotan putih yang sengaja aku hadapkan pada pantai di dekat rumahku. Aku melirik ke arah segelas jahe yang sudah tidak hangat. Aku tersenyum, "Terima kasih" . Mungkin, dengan cara berterimakasih pada minuman yang aku minum, adalah bagian dari rasa syukurku pada Tuhan Pencipta Alam.

sumber bacaan:
http://tanamanobat-herbal.blogspot.com/2013/03/manfaat-jahe-sebagai-tanaman-obat-herbal.html
http://tentangjahe.blogspot.com/2012/09/mengurai-kandungan-jahe_17.html
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/sehat/2013/02/18/923/Hangatkan-Tubuh-hingga-Cegah-Kolesterol-Ini-10-Manfaat-Jahe


0 comments:

Post a Comment

© K U P A N 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis