Inilah satu-satunya tempat di kota ini yang tidak membuatku merasa "asing",
hanya merasa sepi.
Tapi biar,
aku penikmat rasa sepi.
Aku yang menciptakan rasa sepi,
dengan apa?
dengan lupa bagaimana caranya menyapa,
lupa kalimat sapaan apa yang bersahaja,
lupa kata sapa yang tepat,
iya, lupa
Tapi apakah kamu tidak?
Biarlah "mereka" bahagia atas lupaku akan kata dan kalimat sapa.
Dengannya, tidak mungkin ada kita,
dan tentunya, itu yang selalu "mereka" inginkan.
berbahagiakah mereka sekarang?
semoga
dalam diam tak berkata
dalam sapa tak bertanda
dalam kidung tanpa nada
dalam sajak tanpa rima
dalam hati tak tahu siapa
andai
perandaian pun menjadi nyata
tiada kata, hanya upaya
tapi semua berlalu begitu saja
dan aku lupa, kini aku menjadi siapa.
i'm bad. lost someone twice is so bad.
if you know what i mean.
seandainya aku tak mendengar satu janji pun .. satu pun. but now, ...
Monday, January 12, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment