Tuesday, January 15, 2013

Obrolan Dapur : Cowok Setia

Masuk ke dapur dan gue temukan seonngok daging yang berwujud adik gue lagi ketawa sambil makan di meja makan dan mantengin HP.

"muahahahhaaa ..." 
"apaan si lo dek? makan sambil ketawa"
"liat deh kak PM temen gue."
Selingkuh lagi? Oke Fix. Cari yang setia !
"Apanya yang lucu?" gue bingung ngeliat tingkah adik gue.
"Jadi temen gue yang ini hobi banget diselingkuhin sama pacarnya. Gak cuma sama pacarnya sekarang, tapi sama mantan-mantan yang sebelumnya juga."
"Terus bagian mananya yang lucu?"
"ya itu, Cari yang setia!"
"Gak ngerti gue,"
"Payah banget si lu kak"
"Cepet jelasin!"
"Mana ada cowok di dunia ini yang setia .. bohong!"
"Ada, Ayah!"
"Yakin kak?"
"Iyalah, itukan Ayah kamu juga.. "
"Gini, sekarang kita objektif nilainya, Ayah itu cowok. Dan sebagian besar cowok, eumm semua, eh jangan deh, sebagian besar aja. sebagian besar cowok itu gak bisa menaruh hatinya cuma kesatu cewek .. itukan artinya dia gak setia. Deal kan?"
"Oke. Terus?"
"Dan akan sangat menjadi pekerjaan besar buat kita para wanita buaat nyari cowok yang setia."
"Terus nyari cowok yang gimana dong?"
"Tanggungjawab! Ketika lo pacaran sama cowok, jangan harap cowok lo tuh cuma suka sama elo doang, bisa jadi ada si A, B, C ... ah ngerti lah. Tapi kalo dia tanggungjawab, dia gak bakal nyakitin elo. Karena dia komitmen cuma berhubungan spesial sama elo. Masalah dia suka-sukaan sama cewek lain, ya anggep aja lo ngasih hiburan buat dia. "
"Tunggu, dengan dia suka ke cewek lain, itu juga udah nyakitin gue dong? Apanya yang tanggungjawab?"
"Ah, sempit banget si pikiran lo kak. Komitmen cuma berhubungan spesial sama elo. Ya bebasin aja dia suka sama cewek lain yang penting dia tanggungjawab dengan komitmen cuma berhubungan spesial sama elo."
"Gue kok jadi bingung ... "
"Otak itu buat mikir makannya, . ahh capek gue ngobrol ama elu."
"Loh dek, mau kemana?"
"Ke kamer. Mending ngegame."
"Gue kan masih belum ngerti .. jelasin!"
"Pikir aja sendiri .." 

"Menilai, bukan menghukum atas penilaian yang diberikan. Hanya untuk dijadikan pembelajaran di kehidupan yang terus dijalani, kini dan nanti. Agar tidak lagi kekecewaan yang terlahir."


1 comments:

© K U P A N 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis