Monday, April 1, 2013

Sayang

Hai sayang, aku begitu membencimu. Aku sangat membencimu sayang. Kaget?  Harusnya tidak. Kamu pasti bertanya, atau kamu mungkin akan bersikap biasa saja. Entahlah, aku tak dapat melihat reaksimu langsung setelah membaca ini. Sayang, jika kamu bertanya kenapa aku membencimu, maka aku akan menjelaskannya. Jika kamu tidak bertanya, aku pun akan menjelaskannya. Betapa baikkah aku sayang? Aku membencimu karena kamu telah menyakiti wanita lain, aku pikir hanya aku yang kau cintai. Tapi ternyata tidak, dan parahnya kamu melukainya dengan sangat manis. Sampai kapan sayang? Kasihanilah dia yang mencintaimu dan yang kamu cintai selain aku itu. Untuk apa kamu berbuat seperti ini sayang? Aku ingin penjelasannya. Jelaskan perlahan, sampai aku mengerti alasan semua ini terjadi. Perlahan saja sayang. Aku ingin kamu berbicara :)atau mungkin kamu akan diam saja, tak apa. Jika iya, akan aku simpan getir ini. Dan akan aku simpan kesimpulanku sendiri. Aku menyayangimu sebesar aku membencimu :)
Jangan diam, jelaskanlah semuanya, aku diam bukan karena aku mengerti semuanya, ini terlebih karena aku bingung dengan jutaan tanya dalam benakku. Sayang, bicaralah :)

0 comments:

Post a Comment

© K U P A N 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis