Menginjakkan kaki di desa cinenggarenang, bingung. Masi belum sepenuhnya sadar, bakal ngapain di desa ini. Dan masi sangat terpukau dengan pemandangan yang disajikan sepanjang perjalanan ke desa ini.
Hari pertama :
Nyampe desa cinenggerang langsung ke masjid, sholat ashar boy. Beres sholat dapat sambutan dari si empunya desa, pak kades. Setelah mendapat wejangan yang cukup dan aku pahami, kami para cewek pergi ke sekolah ( baca : mess ) yang akan dijadikan tempat untuk kami tidur plus dapur umum.
Oke, malam pun menjelang. Kami .. almira, lintang, riska dan aku pergi ke masjid. Si hayyah lagi ada tamu, jadi tak bias ikut bergabung dengan kami.beres sholat ada salah satu dari kami yang mendapat wangsit .. ( aku lupa siapa boy .. hee) untuk mencari rumah warga yang akan dijadikan tempat untuk mandi dan aktivitas bersih bersih lainnya. Berkunjunglah kami ke rumah yang ada di bawah masjid, rumah yang sederhana dan Nampak hangat tersebut berupa rumah panggung.
Diketoklah tu pintu rumah, seorang teteh teteh yang ramah membukakan pintunya, well. Awal aku masuk semua masi baik – baik saja. Tapi setelah obrolan dibuka, gilaa roaming dasyatt. Huhuuu. Karena perbedaan bahasa , aku menjadi seporang anak manis yang pendiam. Hanya bisa tersenyum kuda. Semuanya aku serahkan ke mereka bertiga. Hahaa. Sorry boy. Hidangan pun datang, jagung rebus dari kebun pak endang ditambah segelas teh manis hangat. Karena kami sangat kelaparan, diambillah tu jagung. Uiihhh, ternyata tu jagung panass banget. Hahaaa. Mereka sangat menikmati setiap hidangan yang disajikan. Filing aku kuat, kayanya tu air teh manis, dan taraammp.. bener adanya. Aku gak suka. Pura pura minum, padahal gak satu molekul air pun yang saya minum. Hhaa. Si almira yang mencium ada sesuatu hal yang tak beres cepat mengambil tindakan. Dia membagi dua teh manis punyaku dengan si lintang. Hahaaa, thanks boy you’re my super hero, hhahaa. Dan akhirnya si teteh mengeluarkan air putih. Ohh tuhan , akhirnya aku bisa minum juga. Hahaa. Obrolan diakhiri, karena lama lama kita kasian juga ama si hayyah. Dan sang empunya rumah pun membawakan banyak jagung untuk kami. Bahagianya…hampir aku menangis karena terharu..hahaaa.
Kembali ke mess.
Makan malam.
Satu pelajaran yang aku dapat, akhirnya aku dapat menyuapi orang. Walau dengan ekspresi muka aku yang aneh pada saat nyuapin, tapi well. Si almira malah ketagihan minta disuapin terus.. hhahaa
Briefing.
Tidur.
Hari kedua :
Aku dapat piket pagi, karena emang masaknya Cuma nasi goreng, jadi aku Cuma bantu ngakul nasi dan cuci piring. Wow.. baru pertama kali nyuci piring dengan atap langit yang bertabur bintang.
Briefing lagi .
Pembagian tugas dan aku mendapat amanah di pasar murah. Dengan segenap hati dan perasaan yang riang gembira, aku laksanakan.
Dimulai dengan menyortir barang barang yang masi layak atau enggak.
Aku, apri dan t’zeni beraksi. Emang dasar kita bertiga rame, jadi pekerjaan menyortir bajupun berasa sangat menyenangkan, berasa lagi jadi designer. Hahaa. Kami menemukan beberapa pasang baju yang kami bilang best seller, dimulai dengan pasangan baju yang bertema winter of summer sampai ke baju pns. Hahaa
Jam 12 . semua selesai.
Aku, t’zeni dan apri gada kerjaan. Jadilah kami menggeje, namun apri mundur karena ngantuk. Tinggal aku dan t’zeni yang melanjutkan untuk menggeje, dari mulai promo pasar murah ke anak anak drama sampai ngeliatin orang ngecat lapangan basket. Aslii geje. Kalau aja ada acara gaje award, kayanya kita berdua menang. Dalam kategori duet ngegeje terdasyat .. hahaa
T’rani bergabung .. haapp. Jadilah bertiga. Hm, kalo gitu kita dapat dua penghargaan satu laginya dalam kategori trio geje termanis. Haha
Sore pun beranjak datang ,
Makan malam ..
briefing

0 comments:
Post a Comment